Dalam rangka menunjang keterbukaan informasi publik, Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyelenggarakan Pelatihan Website, Medsos dan Jurnalistik di Ruang Probowinoto Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) pada Hari Selasa dan Rabu (1&2/11). Sebanyak 60 orang peserta yang merupakan admin medsos dan PPID di lingkungan Pemkot Salatiga mengikuti kegiatan tersebut. Sebelum kegiatan pelatihan dimulai, Kepala Diskominfo Kota Salatiga berkenan memberikan pengarahan sekaligus membuka kegiatan tersebut. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi yang disampaikan oleh beberapa narasumber. Adapun materi yang disampaikan pada hari pertama diantaranya tentang Transformasi Digital pada Pelayanan Pemerintah oleh Budi Prasetiyono selaku Kepala Diskominfo, Menulis Jurnalistik oleh Goenawan Permadi selaku Pemimpin Redaksi Suara Merdeka dan Akademisi, Sosial Media di Pemerintahan oleh Pratiwi Cristin Harnita selaku Praktisi dari Insight Mark Agency dan materi Videografi oleh Kusri Handoyo selaku videografer dari Lumpia Picture. Sedangkan pada hari kedua materi akan disampaikan oleh Kusno Riyanto Sandiman dari Diskominfo, Evangs Mailoa dan Suprihadi selaku Akademisi dari UKSW. Pada pelatihan di hari pertama tepatnya saat materi Menulis Jurnalistik, terdapat temuan yang membanggakan. Ternyata Kota Salatiga mengungguli Kota Semarang dan Kabupaten Semarang yang mana merupakan dua wilayah terdekat untuk semua kategori Google Trends meliputi news search, web search, youtube search dan google shopping. ”Google Trends adalah salah satu tools yang dapat dimanfaatkan dalam membuat informasi atau tulisan kita jadi lebih menarik,”kata Goenawan Permadi. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang informasi dan komunikasi publik khususnya branding dan promosi seluruh potensi Kota Salatiga melalui media sosial. ”Pelatihan ini sangat penting untuk terus meningkatkan dan menjaga tingkat publisitas Kota Salatiga sebagai bagian dari branding kota,” tandas Kepala Diskominfo Kota Salatiga.
No responses yet