Kominfo Fasilitasi Infrastruktur Digital untuk Tangkal Radikalisme di kalangan ASN

Jakarta, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan, dalam rangka menangkal radikalisme, khususnya di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), Kementerian Kominfo menjalankan fungsi sebagai fasilitator. Hal itu disampaikan Menteri Johnny, saat menghadiri peluncuran aduan.id dan Penandatanganan SKB Penanganan Radikalisme ASN dalam Rangka Penguatan Wawasan Kebangsaan ASN.

“Dalam kaitan dengan launching portal aduan ASN, Kementerian Kominfo berfungsi sebagai fasilitator yang menyediakan infrastruktur, yang menyediakan sarananya,” kata Menteri Johnny di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (12/11/2019). Menteri Kominfo berharap, dengan adanya portal aduan ASN yang didukung infrastruktur digital, dapat menghadirkan konten-konten yang bermanfaat. “Tentu diharapkan infrastuktur sarana dan prasarana yang disediakan ini, digunakan dengan konten-konten yang bermanfaat, digunakan untuk menjadi portal aduan yang didukung dengan fakta, data dan realita yang berguna dan bermanfaat,” ujar Johnny. Lebih lanjut, Menteri Johnny menegaskan bahwa dukungan dari Kementerian Kominfo dalam menangkal radikalisme ini, kepentingannya untuk kenyamanan bagi keluarga besar ASN di seluruh kementerian dan lembaga. 

“Hari ini secara khusus dikaitkan dengan penandatangan SKB penanganan radikalisme, tidak saja radikalisme, tapi berkaitan dengan semua aktifitas fundamentalisme, separatisme dan terorisme,” jelas Menteri Kominfo Johnny. Menurut Menteri Johnny, ASN sebagai garda terdepan punya peran penting dalam memastikan berjalannya roda pemerintahan yang lebih maju kedepannya. “Tentu (ASN) mempunyai peran yang strategis, tidak saja didukung oleh SDM yang mempunyai keterampilan, tetapi juga didukung dengan semangat kebangsaan, nasionalisme yang tinggi,” imbuhnya.

Selain launching portal aduan ASN, acara dilanjutkan penandatanganan SKB penanganan radikalisme ASN yang diikuti 11 Kementerian dan Lembaga, antara lain Kementerian Kominfo, Kementerian Pendayagunaan Aaparatur Negara, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.Kemudian, Badan Intelijen Negara, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Badan Kepegawaian Negara, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, serta Komisi Aparatur Sipil Negara.

sumber : https://kominfo.go.id

Sharing is caring

Pemerintah Salatiga Gelar Sarasehan Cegah Terorisme & Radikalisme

Radikal terorisme bukan hal yg baru, justru cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Sebagai upaya membentengi aksi terorisme & radikalisme bagi pemuda dan masyarakat umum, Pemerintah Daerah beserta seluruh aspek berusaha mencegahnya dengan beberapa cara, salah satunya dengan kontra radikalisme atau penangkalan ideologi. Hal ini dapat dilakukan dengan memaksimalkan peran masjid, dimana masjid merupakan pusat kegiatan yang terstruktur, mulai zaman kenabian, sahabat, tabi’in, ulama yang tak lekang oleh waktu. Kegiatan di masjid dapat berupa kegiatan Mahdhon (beribadah) dan kegiatan muamalah. Sehubungan dengan hal ini Bagian Kesra Setda Kota Salatiga telah menyelenggarakan kegiatan “Sarasehan Manajemen Masjid dan Upaya Pencegahan Terorisme Tingkat Kota Salatiga” di Ruang Plumpungan pada Selasa 12 Nov 2019. Dihadiri oleh beberapa narasumber yakni walikota Salatiga, sekda kota Salatiga, ketua MUI kota Salatiga dan kabag kesra setda kota Salatiga. Adapun peserta sosialisasi terdiri dari DMI kota Salatiga, MUI kota Salatiga, IAIN Salatiga, Kementrian Agama kota Salatiga,ketua ormas islam kota Salatiga, ketua ta’mir masjid se-Salatiga, camat dan lurah se-Salatiga. Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah sebagai ajang menyamakan persepsi tentang manajemen masjid dan upaya pencegahan terorisme dikota Salatiga sebagai kota toleran. (dmy)

Sharing is caring

Pengumuman Seleksi CPNS Kementerian Komunikasi dan Informatika TA 2019

PENGUMUMAN
NOMOR : 2087 /KOMINFO/SJ/KP.03.01/11/2019

TENTANG
SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
TAHUN ANGGARAN 2019

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 442 Tahun 2019 Tanggal 27 September 2019 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun Anggaran 2019, maka Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) Republik Indonesia membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia, pria dan wanita untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan ditugaskan di lingkungan Kementerian Kominfo dengan Kualifikasi Pendidikan dan Jabatan pada pengumuman ini.

I. UNIT KERJA YANG MENDAPATKAN ALOKASI FORMASI (ALOKASI PENEMPATAN)

  1. Sekretariat Jenderal
  2. Inspektorat Jenderal
  3. Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
  4. Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika
  5. Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika
  6. Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika
  7. Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik
  8. Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI)
  9. Lembaga Penyiaran Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI)

Sehubungan dengan belum diterbitkannya Peraturan Menteri PANRB tentang Passing Grade Seleksi CPNS 2019, maka proses pembuatan akun dan pendaftaran di portal sscasn.bkn.go.id akan dibuka pada tanggal 11 November 2019 pukul 23.11 WIB.

Untuk pengumuman lebih lanjut klik di sini 

Unduh Surat lamaran dan Surat Pernyataan 

Sharing is caring