Radikal terorisme bukan hal yg baru, justru cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Sebagai upaya membentengi aksi terorisme & radikalisme bagi pemuda dan masyarakat umum, Pemerintah Daerah beserta seluruh aspek berusaha mencegahnya dengan beberapa cara, salah satunya dengan kontra radikalisme atau penangkalan ideologi. Hal ini dapat dilakukan dengan memaksimalkan peran masjid, dimana masjid merupakan pusat kegiatan yang terstruktur, mulai zaman kenabian, sahabat, tabi’in, ulama yang tak lekang oleh waktu. Kegiatan di masjid dapat berupa kegiatan Mahdhon (beribadah) dan kegiatan muamalah. Sehubungan dengan hal ini Bagian Kesra Setda Kota Salatiga telah menyelenggarakan kegiatan “Sarasehan Manajemen Masjid dan Upaya Pencegahan Terorisme Tingkat Kota Salatiga” di Ruang Plumpungan pada Selasa 12 Nov 2019. Dihadiri oleh beberapa narasumber yakni walikota Salatiga, sekda kota Salatiga, ketua MUI kota Salatiga dan kabag kesra setda kota Salatiga. Adapun peserta sosialisasi terdiri dari DMI kota Salatiga, MUI kota Salatiga, IAIN Salatiga, Kementrian Agama kota Salatiga,ketua ormas islam kota Salatiga, ketua ta’mir masjid se-Salatiga, camat dan lurah se-Salatiga. Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah sebagai ajang menyamakan persepsi tentang manajemen masjid dan upaya pencegahan terorisme dikota Salatiga sebagai kota toleran. (dmy)

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HOAX

RSS url is invalid or broken

Link

 

 

Suara Salatiga
GPR Kominfo
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
373581
Users Today : 176
Users Yesterday : 285
Total Users : 371881
Views Today : 218
Total views : 1245793
Who's Online : 1