







Kegiatan itu dilaksanakan selama dua hari, mulai 7 hingga 8 September. Pelaksanaan hari pertama adalah penyampaian materi dari beberapa narasumber, yakni Dr. Tri Widiarto, M.Pd (Trik Menulis buku/ Jurnal ilmiah di Era Revolusi Industri 4.0), Meida Rachmawati, S.E., M.M., M.H., Ph.d (c) (Motivasi Menulis), Dr. Fibri Jati Nugroho, S.Th., M.Si (Menulis dan Mempublikasi Karya Ilmiah) dan Eko Eddya Supriyanto, S.IP., M.Si. Untuk hari selanjutnya dilakukan Forum Group Discussion (FGD), peserta terbagi menjadi beberapa grup, satu grup terdiri dari 10 peserta dengan mentor 2 orang.
Pada kesempatan tersebut, Pj. Wali Kota Salatiga menekankan beberapa dasar dalam kepenulisan, yakni Siapa, Apa, Bilamana/Kapan, Dimana, Bagaimana (SIABIDIBA) dan What, Where, When, Who, Which, How (5W+1H) yang merupakan basic dalam menulis berita. Disampaikan pula mengenai langkah menulis yang kritis, terdiri dari latar belakang, kondisi kekinian, kondisi yang semestinya, langkah yang harus dilakukan dan saran. Selain itu, ia juga mengimbau agar dalam menulis dilakukan secara berulang supaya terbiasa dan memiliki kekuatan. “Jadi, gaya mengulang-ulang itu akan menjadikan sebuah kekuatan yang luar biasa dan juga dahsyat sebagaimana dengan cinta”.
















Users Today : 141
Users Yesterday : 18
Total Users : 363692
Views Today : 266
Total views : 1227372
Who's Online : 4
No responses yet