








Pj. Wali Kota, Drs. Sinoeng N. Rachmadi, M.M berharap dengan adanya penambahan PPPK dapat menambah darah baru yang memberikan peningkatan pelayanan kesehatan di Salatiga. “Tentu sektor kesehatan menjadi salah satu urusan wajib atau bagian dari pelayanan publik yang sangat signifikan wabil khusus di Rumah Sakit, Dinas Kesehatan maupun di Puskesmas. Dengan adanya penandatanganan PPPK ini, harapannya tentu akan menambah energi dan darah baru yang memberikan peningkatan terhadap pelayanan kepada masyarakat di sektor kesehatan”. Pihaknya juga mengimbau penanganan stunting baik dari ibu hamil triwulan pertama sampai dengan proses persalinan akan terus menjadi mata rantai upaya Pemkot Salatiga.
Gubernur Jawa Tengah juga memiliki program 5NG atau JateNG GayeNG NginceNG woNG meteNG. Lebih lanjut orang nomor satu di Salatiga itu menyampaikan hal tersebut juga menjadi mandatori bagi Pemkot Salatiga dari pusat, provinsi dan daerah untuk mengatasi stunting. Oleh karena itu, Pj. Wali Kota berpesan kepada dokter, bidan dan tenaga kesehatan lain agar lebih intens mengenai kecukupan gizi, perkembangan janin, pemeriksaan rutin dan pemantauan lainnya. Kemudian hospitality atau keramahtamahan juga menjadi poin penting, sehingga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan dengan maksimal dan berdampak positif untuk pasien.

















Users Today : 24
Users Yesterday : 257
Total Users : 364117
Views Today : 56
Total views : 1228069
Who's Online : 3
No responses yet