





Pemkot Salatiga melalui Dispangtan bekerja sama dengan TNI/POLRI melaksanakan kegiatan “Menyala” atau membasmi nyamuk dan lalat. Hal tersebut dilakukan guna menindaklanjuti Surat Edaran Dirjen Peternakan dan Kesehatan Kementan No. 26004/TU.020/F4/10/2022 tentang Peningkatan kewaspadaan terhadap Lumpy Skin Disease (LSD). Kegiatan dilaksanakan di empat titik secara bersamaan, yakni di Kandang Koloni Laras Mulyo (Ngemplak, Argomulyo), Mekar Jaya (Sidomukti), Ngudi Raharjo (Sidorejo) dan Sri Mulih (Tingkir), Selasa (28/2).
Kapolsek Argomulyo, AKP, Sarwoko, S.H memberikan keterangan bahwa kegiatan tersebut merupakan kerja sama dari seluruh pihak untuk masyarakat. “Pagi ini kami dari Polres Salatiga bersama Dispangtan, Diskominfo, Koramil Tingkir dan kelompok tani Laras Mulyo Argomulyo melaksanakan penyemprotan terhadap kandang sapi koloni untuk upaya pencegahan terhadap virus LSD. Hal tersebut kami lakukan dengan harapan semoga sapi dan peternaknya menjadi sehat”.
drh. Haryono, selaku Dokter hewan sekaligus menjadi salah satu tim medis yang turut serta dalam mencegah terjadinya virus LSD menyampaikan tujuan yang dilaksanakan. “Gerakan ini bertujuan untuk membasmi vektor, jadi penyebaran LSD itu salah satunya berasal dari vektor, vektor itu kan pembawanya, jadi bisa berupa nyamuk, lalat, bahkan bisa dari kutu dan lain sebagainya. Jadi selain kita lakukan vaksinasi pencegahan LSD, hal ini juga untuk membasmi penularannya”. Berdasarkan data yang telah dihimpun, pihaknya menyampaikan di Kota Salatiga telah terjadi kematian 3 ekor sapi akibat LSD. Ia juga menuturkan telah memvaksin sedikitnya 1000 ekor sapi, dan masih menunggu vaksin selanjutnya dari Provinsi Jawa Tengah.
Ketua RW setempat, Ngadri mengucapkan terimakasih atas dilaksanakannya penyemprotan di kandang koloni tersebut. “Saya mewakili kelompok tani Laras Mulyo Ngemplak, Argomulyo, Kota Salatiga mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruhnya yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga sapi-sapi dan kandang kami menjadi sehat”. Penyemprotan dilakukan dengan keamanan yang memadai, seperti APD, Sepatu, Masker dan peralatan medis lain. Cairan yang disemprotkan bukanlah disinfektan, melainkan cairan insektisida yang telah ditentukan peruntukannya.















Users Today : 88
Users Yesterday : 18
Total Users : 363639
Views Today : 153
Total views : 1227259
Who's Online : 2
No responses yet