Pada hari Kamis (17/11/2022) diadakan workshop pembentukan kampung responsif gender dan ramah anak yang bertempat di Ruang Plumpungan, Gedung Setda Kota Salatiga. Acara tersebut merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan keluarga dimana masyarakat maupun narasumber yang hadir mampu menerapkan pemahaman yang lebih akan ketahanan keluarga baik di masyarakat maupun keluarga mereka itu sendiri. Untuk mensukseskan harapan tersebut maka dibentuklah Kampung Responsif Gender dan Ramah Anak (KRGA) di Kota Salatiga yang dimulai dari Kelurahan Kutowinangun Kidul, Salatiga. Lebih lanjut tentang kampung responsif gender dan anak adalah sebuah wilayah dimana masyarakatnya saling menghormati, saling menjaga martabat, saling menyayangi dan saling menguatkan antara laki-laki dan perempuan, anak dan orang dewasa, orang dewasa dengan orang tua yang berinteraksi dalam mencapai kesetaraan dan keadilan gender. Pembentukan KRGA ini juga untuk mengurangi tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Salatiga yang meningkat dari 17 kasus di tahun 2020 menjadi 28 kasus tahun 2021. Acara ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala OPD, Camat, Ketua Pengadilan Agama, PSGA UIN, Lurah beserta Tim KRGA “Gesit” Kutowinangun Kidul.
No responses yet