



Dalam sambutannya, Lurah Kumpulrejo juga melaporkan bahwa pada tahun 2022 memiliki dana kelurahan sebesar 1,7 milyar. Maka, untuk mewujudkan pertanggungjawaban atas dana tersebut, pengalokasian selalu diprioritaskan kepada masyarakat. Terkait dengan hal tersebut, Pj. Wali Kota berkesempatan memberikan inventaris berupa meja pingpong, kursi, alat prasmanan dan genset yang bersumber dari dana kelurahan T.A 2022.
Selain itu, M. Arif Sambodo, S.E., M.Si selaku Kepala Disperindag Prov. Jateng juga memberikan secara simbolis bantuan sarana produksi industri olahan susu dan keju kepada Pj. Wali Kota, yang kemudian diteruskan kepada Ketua Kelompok Tani Ternak Rukun Santosa 1. Ia juga menyampaikan kalau Pemerintah Provinsi dalam memberikan bantuan, tentu melihat potensi yang ada di daerah tersebut. ”Provinsi tidak akan memberikan bantuan serta merta kalau dari daerah itu sendiri hanya Krido Lumahing Asto (meminta). Kita tidak ingin bantuan kita tidak ada manfaatnya. Makanya, ketika saya melihat ada potensi di Salatiga dan itu bisa dikembangkan dan mereka mengajukan proposal untuk bantuan alat, kita serta merta mencatat dan mengusulkan”.
Setelah dilakukan penyerahan secara simbolis sarana produksi industri olahan susu dan inventaris kepada perwakilan masyarakat, dilanjutkan peninjauan ke tempat sarana produksi olahan susu dan keju. Diharapkan untuk Kota Salatiga pada masa mendatang bisa menjadi daerah wisata gastronomi yang mendunia.















Users Today : 182
Users Yesterday : 18
Total Users : 363733
Views Today : 334
Total views : 1227440
Who's Online : 1
No responses yet