









Kepala Bagian Pengelolaan Sistem Informasi PBJ, Mufti Agung, M.IT dalam laporannya menyampaikan harapan sekaligus tindaklanjut dalam kegiatan yang digelar. “Tindaklanjut dari kegiatan ini diharapkan kabupaten/kota di Jawa Tengah dapat segera mengoptimalkan dan juga memanfaatkan program Blangkon Jateng”. Ia juga menambahkan bahwa peserta yang hadir bukan hanya dari kalangan pemerintahan, melainkan juga bekerjasama dengan Bank Jateng. “Sehingga dengan kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong percepatan usaha mikro kecil dan koperasi di lingkungan Prov. Jateng untuk bergabung dan memanfaatkan program Blangkon Jateng”, imbuhnya.
Yasip Khasani, M.M selaku Pj. Wali Kota sekaligus Kabiro APBJ menyambut baik kegiatan yang digelar dan menyampaikan bahwa Jawa tengah menempati peringkat pertama transaksi melalui toko daring untuk kategori Provinsi Kabupaten dan Kota. “Perlu kami sampaikan bahwa saat ini Provinsi Jawa tengah menempati peringkat pertama transaksi melalui toko daring untuk kategori Provinsi Kabupaten dan Kota dengan total transaksi mencapai Rp.1.740.369.149.378 (data update tanggal 23 Februari 2024 pada dashboard Toko Daring LKPP)”. Ia juga menerangkan hingga 23 Februari 2024, Kabupaten dan Kota yang telah bergabung dalam Program Blangkon Jateng sebanyak 25 Kab/Kota dengan total penyedia sebanyak 10.335. hasil tersebut tercatat dengan rincian 4.998 penyedia berbentuk badan usaha dan 5.337 penyedia perorangan serta sudah terdapat sebanyak 438.448 produk yang telah tayang.
Tidak lupa, orang nomor satu di Salatiga tersebut juga memperkenalkan Kota Salatiga sebagai daerah yang telah masuk nominasi dari Unesco sebagai Kota Gatronomi, utamanya kulinernya. “Salatiga itu kan salah satu kota gastronomi ya, banyak kuliner-kuliner disini yang enak untuk dinikmati. jadi nanti monggo bapak ibu sekalian bisa mampir-mampir, ada tumpeng koyor, ronde jago, enting-enting gepuk dan lain-lain”.

















Users Today : 138
Users Yesterday : 285
Total Users : 363974
Views Today : 185
Total views : 1227795
Who's Online : 3
No responses yet