Hari Dharma Samudera diperingati setiap 15 Januari. Bersamaan dengan hari bersejarah tersebut, terselenggara serangkaian acara peringatan Hari Dharma Samudera di Kota Salatiga. Acara yang jatuh di tanggal 15 Januari 2022 ini berlangsung di beberapa tempat di Kota Salatiga. Bermula dari konvoi komunitas mobil jeep dan rombongan komunitas motor dari Taman Wisata Sejarah Salatiga (TWSS). Kemudian beriring-iringan menuju ke Taman Makam Pahlawan (TMP) untuk prosesi tabur bunga oleh PPAL/Purnamar dan FKPPI setelah itu melanjutkan konvoi hingga titik akhir di Lapangan Pancasila Kota Salatiga.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Dirpolairut Polda Jateng Kombes Pol. Hariadi, S.H., Sik., Mh, Walikota Salatiga Yuliyanto S.E., M.M, Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit, M.Si, Danrem dan Dandim Kota Salatiga, Forkopimda Kota Salatiga, Purnawirawan TNI dan tamu undangan lainnya. Hariyono Masturi M.Tr.Hanla., M.M selaku ketua penyelenggara menyampaikan beberapa kalimat pembuka dan kegiatan sebelum hari bersejarah itu digelar. “Dua Hari Lalu tepatnya di Hari Kamis 13 Januari kami lakukan karya bhakti di rumah mendiang Yos Sudarso”. Ia berharap warga Kota Salatiga lebih mengenal lagi pahlawan nasional yang ada di Salatiga. Kemudian juga disampaikan pula oleh ketua penyelenggara acara pada hari bersejarah ini. “Acara yang sudah terselenggara hari ini adalah tabur bunga di TMP yang bersamaan konvoi komunitas mobil dan motor di Salatiga, bazar UMKM, lomba mewarnai, donor darah dan vaksinasi covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun”, tambahnya.
Sementara itu Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, S.E., M.M Menyampaikan ucapan selamat datang bagi tamu undangan dan menyampaikan harapan untuk Kota Salatiga selanjutnya. “Siang hari ini kita masih bisa berkumpul untuk memperingati Hari Dharma Samudera untuk mengenal perjuangan Bapak Yos Sudarso, dan diucapkan selamat datang sugeng rawuh untuk pejabat-pejabat TNI-POLRI yang sudah hadir di Kota tertoleran ini semoga kehadiran bapak ibu semuanya bias memberikan manfaat sumbangsih untuk pembangunan di Kota Salatiga.
Dalam acara tersebut juga dimeriahkan oleh pertunjukan musik dari berbagai genre antara lain dangdut, pop, keroncong dan masih banyak lagi. Tidak seperti biasa, dalam acara hiburan itu hampir semua pemusik dari anggota TNI yang juga bekerja sama dengan musisi yang ada di Kota Salatiga. Sebelum acara ditutup, dihadirkan pula veteran atau saksi sejarah ketika pertempuran di Laut Aru terjadi. Ia adalah Josman Karyadi yang menceritakan keadaan genting ketika pahlawan Indonesia sedang berjuang melawan Belanda untuk membebaskan Irian Barat. Kemudian acara ditutup dengan foto bersama dan pembagian hadiah mewarnai.

























Users Today : 112
Users Yesterday : 285
Total Users : 363948
Views Today : 146
Total views : 1227756
Who's Online : 4
No responses yet