





Dalam sambutan tertulis dari Ka Diskominfo Prov. Jateng yang sekaligus menandai dibukanya acara, ia menekankan di era digitalisasi sangat perlu dilakukan adanya pelatihan. “Kami harapkan dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik. Dalam kondisi seperti ini pelatihan-pelatihan sangat penting, terlebih di era informasi yang sangat pesat perkembangannya, sehingga upgrade pengetahuan itu sebuah keniscayaan yang harus dilakukan”. Selain itu, kegiatan yang juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi Diskominfo se-korwil satu Jateng ini, bisa saling berbagi pengalaman terkait pengelolaan media sosial di daerah masing-masing.
Kegiatan yang dilaksanakan di lantai dua ini, menghadirkan beberapa narasumber terkemuka, yakni dari presidium Mafindo, Farid Zamroni M yang menyampaikan materi “Pemetaan Hoax Dan Tantangan Media Sosial Pemerintah Menghadapi Tahun Politik ”, Dwi Budi Santoso, M.Kom selaku dosen, Web Developer, Digital Marketing dengan materi “Aplikasi Populer Untuk Pengelolaan Media Sosial” dan H. Tri Mulyantoro, S.H Anggota Komisi A DPRD Prov. Jateng dengan materi “Pengelolaan Media Sosial Pemerintah Daerah dan Media Sosial Warga”. Dalam hal ini, Tri Prawiati, S.T selaku Kabid Informasi Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Salatiga bertugas sebagai moderator.
Kesimpulan yang dapat dipetik dalam kegiatan tersebut adalah literasi sangat penting untuk menanggulangi hoax yang beredar, media sosial pemerintah harus menyampaikan berita faktual dan transparan, disarankan membuat konten yang menarik untuk menaikkan follower dan atensi, perlu dipahami terkait etika bermedia sosial dan terakhir adalah memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.
















Users Today : 17
Users Yesterday : 135
Total Users : 365748
Views Today : 25
Total views : 1232171
Who's Online : 2
No responses yet