



Pelatihan merajut diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian penyandang difabel, karena produk rajutan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi sehingga penyandang difabel memiliki kemandirian.
“Kami berharap pelatihan ini dapat menambah keterampilan life skill dan juga menggerakan roda perekonomian karena dari hasil merajut ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas sehingga dapat menumbuhkan kemandirian. Mereka tidak boleh kita kucilkan, justru harus kita rangkul bersama. Hal ini juga dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, sesuai amanat sila ke lima keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia” tandas Widhi Cahyo Prasetyo di dampingi Kasie Sospermas, Titi Herminiatun.















Users Today : 125
Users Yesterday : 18
Total Users : 363676
Views Today : 237
Total views : 1227343
Who's Online : 2
No responses yet