Menkominfo Apresiasi Upaya Sosialisasi e-Commerce

Jakarta, Kominfo –  Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengapresiasi upaya sosialisasi belanja dan dagang online atau e-commerce kepada masyarakat. Bahkan ia mendorong agar hal itu terus dilakukan semua pemangku kepentingan. Targetnya agar setiap orang bisa mengetahui cara baru bertransaksi dan dapat meningkatkan nilai transaksi e-commerce di Indonesia.

“(Agar) dapat memberi pandangan terhadap masyarakat atau juga sosialisasi agar masyarakat mengetahui cara baru dalam berdagang dan juga membeli yakni melalui e-commerce,” ungkap Rudiantara dalam Pasar idEA (Indonesia E-Commerce Association) di JCC, Jakarta, Kamis (15/08/2019).

Menteri Kominfo menegaskan, atas nama pemerintah mengapresiasi upaya idEA dan pemangku kepentingan. “Kalau kita lihat ya besarnya nilai e-commerce Indonesia ini akan terus meningkat, karenanya pemerintah mengapresiasi apa yang dilakukan teman-teman idEA dan mitra pamerannya untuk senantiasa mensosialisasikan, yaitu cara baru kita berbelanja dan cara baru orang berdagang,” terang Rudiantara.

Hasil riset idEA menunjukkan, dari 171,17 juta jiwa pengguna internet aktif, 56% nya atau 95,76 juta jiwa masih belum tertarik berbelanja online. Alasannya bermacam-macam, ada yang lebih menyukai melihat barangnya secara langsung (18,8%),  belum paham menggunakan aplikasi (12,2%), khawatir barang tidak sampai (9,5%) dan merasa rumit jika harus melakukan transfer (9%). 

Bangun Kepercayaan

Pasar idEA menjadi pasar offline yang mempertemukan pemilik lapak online dengan konsumen secara langsung. Sebanyak 250 pedagang online yang berlangsung dari 15-18 Agustus 2019 itu. Festival belanja online to offine itu ditujukan untuk membangun kepercayaan masyarakat Indonesia untuk berbelanja online.

“Tujuannya acara ini membuat konsumen-konsumen Indonesia yang belum percaya kepada penjual online, bisa datang ke sini ketemu penjualnya langsung, dan next-nya bisa lanjut dan trust-nya terbangun,” tutur Ketua idEA Ignatius Untung.

Menurut Ignatius, faktor kepercayaan masih menjadi problematika di Indonesia. Salah satu contoh nyata yakni masih tingginya transaksi online yang menggunakan metode pembayaran cash on delivery (COD).

“Masih jadi masalah karena faktor kebiasaan di Indonesia itu satu dari sedikit negara di dunia yang masyarakatnya melakukan belanja online tapi pembayarannya cod. Dan angka COD tertinggi di dunia itu Indonesia. Nah ini trust-nya masih belum terbiasa,” kata Ignatius.

Melalui Pasar idEA, Ketua idEA, Ignasius Untung, mengharapkan adanya kesepahaman bersama terhadap persoalan nyata industri e-commerce  di Indonesia. Selain itu dapat membangun sinergisitas diantara sesama pelaku bisnis e-commerce, pelaku usaha dengan pelanggannya, komunitas dan tokoh terkait yang memberikan pengaruh bagi masa depan e-commerce di Indonesia. 

“Dengan begitu pada akhirnya dapat mendorong peningkatan daya saing e-commerce dan memperluas akselerasi pemanfaaatan digital ekonomi oleh masyarakat,” ujar Ignasius Untung. (sumber : kominfo.go.id)

Sharing is caring

Pisah Sambut dan Purna Tugas

Selasa, 27 Agustus 2019 – Dinas Kominfo Kota Salatiga mengadakan acara pisah sambut pejabat esselon IV sekaligus pengantar purnabakti pegawai di lingkungan Dinas Kominfo Kota Salatiga yang bertempat di Kampung Banyumili Banyubiru Kabupaten Semarang.

Acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas, Kepala Bidang, Kasi dan seluruh pegawai Dinas Kominfo Salatiga ini terlaksana penuh haru. Adapun Pejabat Eselon IV yang masuk dan yang keluar di lingkungan Diskominfo Salatiga adalah :

Pejabat masuk : Andi Santoso sebelumnya menjabat Kepala Sub Bagian Pendapatan RSUD Kota Salatiga

Pejabat keluar : Ary Sumbogo sebelumnya menjabat Kepala Subbagian Perencanaan dan Keuangan Diskominfo Kota Salatiga

Pegawai yang telah memasuki masa pensiun : Joko Sunyoto sebagai Staf Diskominfo Kota Salatiga

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kominfo Muhammad Nashiruddin memberikan sambutan sekaligus pengarahan. Dalam sambutannya, Kadis Kominfo Salatiga mengucapkan terima kasih banyak pada pejabat yang telah bekerjasama dengan baik, professional dan sempurna demi kemajuan Diskominfo dan berharap semoga di tempat yang baru bisa melaksanakan tugas dengan baik sehingga membawa keberhasilan dan kesuksesan. Ucapan terimakasih juga ditujukan kepada pegawai yang telah memasuki masa purna bakti atas jasa dan pengabdian kepada Negara khususnya Dinas Kominfo Kota Salatiga.

Selanjutnya, Kepala Dinas mengucapkan selamat datang kepada pejabat yang baru masuk semoga bisa menjalin kerjasama yang baik dan solid demi kemajuan dan keberhasilan Diskominfo Kota Salatiga. Sebab, kekeluargaan dan kebersamaan yang terjalin baik dalam sebuah instansi adalah faktor utama yang mampu memajukan instansi itu sendiri. (ndy)

Sharing is caring

Forum PPID dan Admin PPID

diskominfo.salatiga.go.id Kamis, 27 Agustus  2019 bertempat di Ruang Plumpungan, Gedung Setda Lantai IV Kota Salatiga telah dilaksanakan kegiatan Forum Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi 9PPID dan Admin PPID. Forum ini  dihadiri oleh PPID Pembantu dan Admin PPID di kota Salatiga. Adapu  tujuan dilaksanakan Forum PPID dan Admin PPID adalah untuk koordinasi tentang pengelolaan aplikasi aduan masyarakat yang telah terintigerasi dengan pemerintah pusat yaitu aplikasi Lapor/SP4N sesuai dengan Peraturan Presiden No 76 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik dan Peraturan Menteri PANRB Nomor 62 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Salatiga Drs.Fakruroji. Dalam sambutannya disampaikan agar para kepala Organisasi Perangkat Daerah untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi paradigma baru terkait dengan era Digitalisasi/kemajuan TI dan sudah menjadi keharusan dalam memasuki Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Hal tersebut sesuai dengan sasaran Reformasi Birokrasi yaitu mewujudkan Transparasi dan Akuntabilitas, Efektifitas dan Efisien serta Peningkatan Kualitas Pelayanan.

Terkait pengelola aplikasi Lapor/SP4N di kota Salatiga adalah Dinas Komunikasi dan Informatika kota Salatiga yang didukung oleh semua OPD sesuai dengan SK Walikota Nomor 067-05/377/2019 tentang Tim Pengelola Aplikasi Layanan Arspirasi dan Pengaduan Online Rakyat Di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga. Sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 dan Permenkominfo 14/2016 pengelolaan aplikasi pengaduan menjadi tanggung jawab Dinas Kominfo. Inspektorat dan Bagian Orpeg bertugas dalam pengawasan dan pembinaan. (prm)

Sharing is caring

Jaring SDM Unggul, Kementerian PANRB Gelar Anugerah ASN

Jakarta, Kominfo – Sebagai bentuk apresiasi serta untuk mendapatkan sosok panutan (role model), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) kembali menyelenggarakan Anugerah ASN untuk kedua kalinya. Ajang ini merupakan upaya Kementerian PANRB untuk memberikan motivasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) agar dapat senantiasa meningkatkan kualifikasi, kompetensi, serta kinerja. Apresiasi ini diberikan kepada ASN yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik, bahkan melampaui ekspektasi organisasi dan masyarakat Indonesia.

“Anugerah ASN ini dibagi menjadi tiga kategori, yakni Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama Teladan, PNS Inspiratif, dan The Future Leader,” ujar Menteri PANRB Syafruddin dalam acara Penghargaan Anggota Polri Berprestasi serta Peluncuran Anugerah ASN 2019, di Kantor Kementerian PANRB, Selasa (20/8/2019).

Sementara itu, Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja mengatakan Anugerah ASN ini menjadi ajang untuk dapat menciptakan budaya kerja yang kompetitif di instansi pemerintah, sehingga ASN terus berupaya untuk meningkatkan dirinya agar menjadi SDM Indonesia yang unggul. “Sosok Anugerah ASN nantinya menjadi Duta ASN untuk dapat menyebarkan pengaruh positif,” ujarnya.

Pelaksanaan Anugerah ASN 2019 ini tentunya juga sejalan dengan visi kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam hal pengembangan SDM untuk mencetak ASN yang unggul. ASN yang unggul atau Smart ASN dapat meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat dunia.

Ditambahkan, ajang yang bertemakan ‘Talent Management Strategies for Retaining High Potential ASN’ ini dapat membangun persepsi positif ASN di mata masyarakat sebagai pelayan publik yang juga perekat NKRI dan pemersatu bangsa. Didasari oleh UU No. 5/2014 tentang ASN dan PP No. 11/2017 tentang Manajemen PNS, kegiatan ini dapat menghasilkan basis data talenta PNS terbaik.

Setiawan menjelaskan penghargaan terhadap sosok inspiratif ini juga akan memberikan kontribusi positif dalam budaya kerja, sehingga dapat meningkatkan iklim yang kompetitif untuk senantiasa meningkatkan pelayanan publik yang optimal serta dapat meningkatkan kualitas implementasi sistem merit.

Untuk mendapatkan nominee terbaik bagi masing-masing kategori, peserta yang diikutkan dalam Anugerah ASN 2019 ini akan mengikuti beberapa tahapan seleksi. Tahapan tersebut meliputi seleksi administrasi, penilaian portofolio, publikasi kandidat di laman menpan.go.id, presentasi dan wawancara, serta penilaian rekam jejak dan integritas.

Peserta dapat melakukan pendaftaran untuk mengikuti Anugerah ASN 2019 mulai 16 September 2019. Untuk kategori PNS Inspiratif dan The Future Leader, peserta dapat diusulkan oleh masyarakat, lembaga pemerintah, ataupun organisasi profesi. Sedangkan untuk PPT Teladan, diusulkan oleh instansinya masing-masing. Pendaftaran dilakukan melalui tautan //bit.ly/ANUGERAHASN2019.

Penganugerahan bagi pemenang Anugerah ASN 2019 akan diberikan oleh Menteri PANRB pada 10 November 2019. Selain sertifikat, para Anugerah ASN 2019 juga akan dipertimbangkan untuk mendapat kenaikan pangkat istimewa serta penghargaan lainnya.

Mantan Wakapolri ini juga menambahkan bahwa melalui ajang bergengsi bagi para ASN ini dapat mendorong lahirnya para pemimpin masa depan dan mewujudkan sistem manajemen talenta ASN nasional. “Diharapkan, Anugerah ASN 2019 ini dapat meningkatkan motivasi ASN di seluruh Nusantara untuk lebih berkinerja dan berprestasi bagi negara dan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Rangkaian Kegiatan Anugerah ASN 2019

Pengumuman : 17 Agustus 2019
Pengusulan ke Panitia Seleksi : 16 September 2019
Seleksi Administrasi : 17-24 September 2019
Seleksi Tahap 1 : 24-25 September 2019
Seleksi Tahap 2  : 30 September – 2 Oktober 2019
Verifikasi Lapangan  : 3-18 Oktober 2019
Presentasi dan Wawancara  : 21-25 Oktober 2019
Rapat Akhir : 4 November 2019
Penganugerahaan : 10 November 2019

(sumber : https://kominfo.go.id)

Sharing is caring

Kepada Warga Papua, Presiden: Paling Baik Saling Memaafkan

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan terkait kerusuhan di Manokwari dan Sorong di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/8/2019). Presiden meminta masyarakat Papua untuk memaafkan pihak-pihak yang telah membuat mereka tersinggung hingga terjadi aksi demonstrasi yang berakhir rusuh serta meminta masyarakat Papua untuk percaya kepada pemerintah dalam menjaga kehormatan dan kesejahteraan masyarakat di Papua dan Papua Barat. ANTARA FOTO/Setpres-Kris/wpa/foc.

Jakarta, Kominfo – Presiden Joko Widodo mengakui ada ketersinggungan bagi warga Papua maupun Papua Barat terhadap kasus yang mereka alami di Surabaya maupun Malang beberapa hari terakhir, sehingga mereka emosi. Namun Kepala Negara mengingatkan, bahwa yang paling baik adalah saling memaafkan.

“Jadi, saudara-saudaraku, Pace, Mace, Mama-mama di Papua, di Papua Barat, saya tahu ada ketersinggungan. Oleh sebab itu, sebagai saudara sebangsa dan setanah air, yang paling baik adalah saling memaafkan,” kata Presiden kepada wartawan di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/8/2019) petang.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Jokowi menanggapi aksi demo yang berujung kericuhan di Manokwari, Papua, Senin (19/8/2019) siang. Aksi itu dipicu atas perlakuan yang mereka anggap tidak bersahabat terhadap mahasiswa Papua di sejumlah kota di Jawa, di antaranya Surabaya dan Malang, beberapa hari lalu.

Menanggapi hal itu, Kepala Negara mengatakan, emosi itu boleh, tetapi memaafkan itu lebih baik, sabar itu juga lebih baik. Presiden juga menegaskan, bahwa pemerintah akan terus menjaga kehormatan dan kesejahteraan Pace, Mace, Mama-mama yang ada di Papua dan Papua Barat.

Tidak Terpancing

Sebelumnya dalam pernyataannya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (19/8) siang, Menko Polhukam Wiranto menegaskan, bahwa jajaran Polhukam telah diinstruksikan untuk melakukan pengusutan secara tuntas dan adil bagi siapapun yang dianggap melakukan pelanggaran hukum dalam peristiwa ini.

Kepada seluruh masyarakat, Menko Polhukam mengimbau agar tidak terpancing dan terpengaruh dengan berita-berita negatif dari pihak yang tidak bertanggung jawab untuk merusak persatuan, kedamaian, dan kebersamaan kita sebagai bangsa yang bermartabat.

“Pemerintah memberikan jaminan sepenuhnya untuk terpeliharanya stabilitas keamanan di seluruh wiyalah,” tegas Wiranto.

Menko Polhukam juga meminta kepada aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, untuk senantiasa melaksanakan tindakan persuasif dan terukur terhadap masyarakat. (sumber : https://kominfo.go.id)

Sharing is caring